Review Film Hidden Figures: Kiprah Orang Kulit Hitam bagi Amerika Serikat

Review Film Hidden Figures

Hingga saat ini, rasisme dan stereotip buruk sebagai pemabuk, perampok, pencuri, dan pengangguran masih melekat pada orang kulit hitam di Amerika Serikat. Rasisme tersebut kerap memicu berbagai konflik, salah satunya adalah terbunuhnya George Floyd beberapa hari yang lalu. Padahal, orang kulit hitam juga memiliki kiprah luar biasa bagi Amerika Serikat, seperti yang ditampilkan pada film "Hidden Figures".

Sinopsis Film Hidden Figures: Kiprah Perempuan Kulit Hitam di NASA


Film Hidden Figures mengambil setting pada tahun 1961 di NASA, sebuah lembaga luar angkasa milik Amerika Serikat. Film ini mengangkat tema mengenai kisah tiga perempuan kulit hitam Amerika Serikat yang berkontribusi besar pada pencapaian Amerika Serikat pada perang antaraiksa melawan Uni Soviet, yaitu peluncuran roket milik Amerika Serikat ke angkasa. Kemudian, film yang rilis pada tahun 2016 ini juga mengangkat isu diskriminasi ras dan gender yang banyak terjadi pada masa itu.

Pada masa perang dingin itu, John Glenn dielu-elukan sebagai pahlawan oleh rakyat Amerika Serikat atas pencapaiannya sebagai manusia pertama yang sanggup mengelilingi bumi pada misi NASA friendly 7. Akan tetapi, tidak banyak orang yang mengetahui bahwa dibalik kesuksesan John Glenn, terdapat peran 3 perempuan hebat.

Film ini berkisah tentang Katherine Goble Johnson (Taraji P. Henson) seorang ahli matematika yang harus menghadapaidiskriminasi di tempat kerja karena ia adalah satu-satunya perempuan dberkulit hitam pada tim Space Task Group NASA. Selain Ketherine ada juga tokoh lainnya yaitu Mary Jackson (Janelle Monae) dan Dorothy Vaughan (Octavia Spencer) yang juga berkulit hitam. Mary sendiri juga harus berjuang untuk menjadi insinyur perempuan pertama sesuai impiannya. Ia pun mendapatkan penolakan karena warna kulit dan gender dan akan diterima bila ia berhasil lulus di pendidikan tinggi yang mayoritas mahasiswanya adalah kulit putih. Sementara itu, Dorothy yang merupakan supervisor juga mendapatkan diskriminasi di tempat kerja, akibat rasisme dan diskriminasi gender.

Mereka menghadapi banyak kesulitan selama bekerja seperti: rekan-rekan kerja yang tidak mengizinkan mereka melakukan pekerjaan yang seharusnya mereka lakukan, yidak diizinkan mengakses file-file tertentu, tidak diperkenankan berada pada beberapa lokasi di kantor, hingga diminta untuk membuang sampah, karena mereka dianggap sebagai petugas kebersihan. Parahnya, Katherine, harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk pergi ke toilet, karena pada masa itu toilet untuk orang kulit hitam terpisah dari toilet untuk orang kulit putih. 

Mary, Dorothy, dan Katherine merupakan tokoh nyata yang diangkat dari novel berjudul sama karya penulis Margot Lee Shetterly pada 2016. Katherine Coleman Goble Johnson sendiri telah mendapat penggargaan Presidential Medal of Freedom oleh Presiden Amerika Serikat, Barack Obama pada 2015 tahun lalu.

Katherine berjasa karena perhitungannya yang mampu memecahkan permasalahan dalam menentukan arah dan lokasi lintasan roket, termasuk dalam program pesawat angkasa Apollo 11 yang merupakan roket pertama yang mendarat di bulan dengan awak manusia pada tahun 1969. Dorothy Vaughan yang kemudian diangkat untuk menjadi kepala nagian pemrograman di divisi analisis dan komputasi. Sementara itu, Mary Winston akhirnya meraih gelar teknisi paling senior dan sepanjang masa kerjanya dan aktif mempromosikan peran perempuan ke dalam NASA.

Review Film Hidden Figures

Hidden Figures merupakan film yang disutradarai oleh Theodore Melfi dan diproduseri oleh Donna Gigliotti, Peter Chernin, Jenno Topping, Pharrell Williams dan Theodore Melfi. Film ini mendapatkan review sangat bagus dari para kritikus film. Hidden Figures juga berkesempatan memperoleh tiga nominasi sekaligus dalam Oscar untuk Film Terbaik, Skenario Adaptasi Terbaik, dan Pemeran Pendukung Wanita Terbaik. Penulisan naskah yang menarik dengan pembagian porsi yang pas untuk semua karakter membuat film ini menjadi sangat lengkap. Meski tema yang diangkat dalam film ini terbilang berat, yaitu rasisme dan feminisme dalam dunia sains & teknologi, film ini memiliki penuturan yang gamblang dan alur cerita yang mudah diikuti.

Karakter utama dalam film Hidden Figures terlihat sangat menjiwai dalam memerankan tokoh-tokoh nyata. Penampilan seluruh aktris dan aktor nya sangat patut diacungi jempol. Taraji P. Henson memerankan Katherine dengan sangat baik, sehingga mampu mengaduk-aduk emosi penonton. Octavia Spencer memerankan tokoh Dorothy dengan baik sekali. Peran Mary Jackson oleh Janelle Monae juga sangat real dalam menggambarkan perjuangannya menjadi insinyur kuit hitam pertama. Penonton dapat merasakan koneksi yang datang dari ketiga tokoh ini. Melalui akting mereka, penonton diajak mendalami sulitnya perjuangan mereka untuk mencapai posisi tersebut.

Review Film Hidden Figures
Jim Parsons yang Menyebalkan
Tidak hanya pemeran utama, para pemeran pendukung juga berhasil menghidupkan suasana dalam film Hidden Figures. Jim Parsons yang berperan sebagai rekan kerja Katherine yang suka merendahkan Katerine, mampu membuat penonton merasa kesal dan membencinya. Kirsten Dunst yang memerankan supervisor yang menghalangi pernan Dorothy juga mampu memancing kekesalan penonton.  Ada juga karakter yang diperankan oleh Kevin Costner berkata “Everybody in NASA pees the same color.” yang mampu 'menampar' orang yang memiliki pemikiran picik tentang bagimana mereka memandang orang lain. Baginya pekerjaan dalam bidang sains & teknologi harus mengutamakan hasil dan segala bentuk rasisme dan stereotip etnis harus dihilanhkan. Tokoh John Glenn yang dimainkan secara baik oleh Glenn Powell, yang mempercayakan keberangkatannya kepada para perempuan kulit hitam tersebut, juga berhasil membuat penonton terkagum.

Review Film Hidden Figures

Meski ada tokoh Kolonel Johnson, kekasih Katherine, yang diperankan dengan sangat charming oleh Mahershala Ali, tetapi kisah romansa antara mereka berdua cenderung datar dan tidak ditampilkan secara mendalam. Tetapi, menurut saya hal itu tidak terlalu menjadi masalah, karena fokus utama film ini adalah tentang perjuangan perempuan kulit hitam melawan stereotip.

Rating: 4.99/5.00

Referensi:
https://tirto.id/film-hidden-figures-potret-perjuangan-kaum-minoritas-di-as-ckLy
https://www.telegraph.co.uk/films/hidden-figures/jim-parsons-and-kirsten-dunst-on-hidden-figures/
https://www.hollywoodreporter.com/lists/hidden-figures-10-films-stars-real-life-inspirations-964715

Belum ada Komentar untuk "Review Film Hidden Figures: Kiprah Orang Kulit Hitam bagi Amerika Serikat"

Posting Komentar

PopCash

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel