Unifikasi Italia: Darah dan Perjuangan Pembentukkan Negeri Pizza

Italia Sebelum Unifikasi

Setelah keruntuhan Kekaisaran Romawi, Italia tidak lagi berbentuk satu negara yang utuh, melainkan negara-negara kecil yang terpisah-pisah. Pada abad ke-18, Napoleon Bonaparte dari Prancis berhasil menaklukkan wilayah Italia Utara seperti Sardinia, Lombardia, Toscano, Venezia, dan Piedmont. Setelah Napoleon Bonaparte kehilangan pengaruh, beberapa wilayah seperti Lombardia dan Venezia berhasil merdeka dari cengkraman Prancis.
Carbonari

Akan tetapi, setelah kejatuhan Prancis, negara-negara tersebut kembali dijajah oleh Kekaisaran Romawi Suci dari Austria. Akibat rasa kesal akibat terlalu lama dibawah kekuasaan Austria, pada abad 19, terbentuklah suatu Organisasi Masyarakat (Ormas) bernama Carbonari di Sardinia. Organisasi menginginkan agar Italia bisa merdeka dan mendirikan negara sendiri yang wilayahnya mencakup seluruh semenanjung Italia. Karena pengaruhnya semakin meluas, Kekaisaran Austria akhirnya menetapkan bahwa Carbonari adalah organisasi terlarang.
Karena menyadari bahwa Austria tidak mungkin dikalahkan sendirian, Camillo di Cavour yang merupakan petinggi ormas Carbonari melakukan hubungan diplomatik dengan Kaisar Napoleon III dari Prancis. Pada bulan Maret 1859, perang antara aliansi Sardinia & Prancis melawan Austria pecah. Austria akhirnya kalah dan menarik pasukannya di Italia Utara. Meski begitu, Prancis akhirnya tidak melanjutkan perang pada bulan Juli 1859. Akhirnya Sardinia melanjutkan perang untuk memperluas kekuasaan hingga ke Venezia pada bulan Desember 1859.
Giuseppe Garibaldi

Ketika Kerajaan Sardinia berhasil menguasai wilayah Italia Utara, di Italia Selatan muncul gerakan pemberontakkan yang diperlopori Giuseppe Garibaldi. Ia melakukan pemberontakkan untuk menyatakan aksi tidak suka terhadap Raja Kingdom of Due Sicilia yang menguasai wilayah Campania hingga Pulau Sicilia. Setelah raja berhasil digulingkan pada bulan September 1860, Wilayah Kingdom of Due Sicilia akhirnya bergabung dengan Kerajaan Sardinia. Pada bulan Maret tahun 1861, kerajaan Sardinia telah berhasil menguasai hampir seluruh semenanjung Italia, ibu kota Italia pun dipindahkan dari Torino ke Firenze.
Untuk menaklukkan sisa wilayah Italia yang belum ditaklukkan, Italia akhirnya membantu Kerajaan Prussia menggempur Austria agar mendapatkan wilayah Venezia. Setelah perang berkepanjangan, Venezia akhirnya bergabung dengan Italia pada Oktober 1866, melalui referendum.
Pada 1870, Kerajaan Prussia terlibat perang dengan Prancis. Karena pertempuran sengit tersebut, Prancis terpaksa menarik pasukannya yang ada di Papal State, Roma. Situasi ini dimanfaatkan oleh Italia untuk menaklukkan Roma. Roma akhirnya jatuh ke tangan Kerajaan Italia pada bulan September 1870. Tahun 1871, ibu kota kerajaan Italia kembali dipindahkan menjadi ke Roma, agara sama dengan ibu kota Romawi di masa lalu.
Referensi:

Belum ada Komentar untuk "Unifikasi Italia: Darah dan Perjuangan Pembentukkan Negeri Pizza"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel