Make-up (Riasan Wajah) Mengerikan Ratu Elizabeth I

Ratu Elizabeth I
Ratu Elizabeth I

Elizabeth I merupakan putri dari Raja Henry VIII dan Ratu Anne Bloyen. Elizabeth I adalah Ratu Inggris dan Irlandia yang memerintah sejak tahun 1558 hingga tahun 1603. Ratu Elizabeth I merupakan bangsawan terakhir dari dinasti Tudor yang memerintah Inggris. Ia naik tahta menjadi Ratu Inggris saat berusia 25 tahun dan belum menikah. 

Sebagai seorang pemimpin perempuan, ia ingin terlihat sempurna dan cantik pada acara-acara kenegaraan. Ia juga percaya bahwa kecantikan dapat memberikan nilai lebih bagi pemimpin perempuan. Oleh karena itu, Ratu Elizabeth I selalu menggunakan make-up tebal dan gaun penuh ornamen setiap hari. 

Ratu Elizabeth I mengenakan gaun yang sangat berat, yang untuk memakainya diperlukan bantuan 4 (empat) orang pelayan selama tiga (3) jam. Ia juga memakai wig yang warnanya senada dengan gaunnya. Wig ini terus dipakai hingga sang ratu hingga berusia lanjut, untuk menutupi rambutnya yang telah dipenuhi uban.
Ceruse
Venetian Ceruse

Untuk mempercantik wajahnya, ia menggunakan bahan yang tergolong dalam bahan kimia berbahaya yang disebut Venetian ceruse. Bahan ini terbuat dari campuran timbal dan cuka, yang berguna untuk membuat wajah, leher, dan decollete (dada bagian atas) tampak lebih putih. Di masa itu, kulit putih merupakan simbol kecnatikan, kekayaan, dan kesuburan. Ratu Elizabeth I juga memerahkan bibirnya dengan campuran pewarna, cinnabar (batu yang mengandung merkuri), dan beeswax serta mengaplikasikan celak (kohl) pada matanya.

Setelah kulitnya rusak akibat penyakit cacar, kepercayaan dirinya menjadi rendah, akibatnya, Elizabeth I semakin menambah tebal Venetian ceruse yang dikenakannya dan menambah pemakaian blush-on yang terbuat dari pewarna tumbuhan, untuk menutupi bekas luka cacar tersebut. 

Bahan kimia berbahaya lain yang digunakan oleh Ratu Elizabeth I adalah belladonna yang digunakan dengan cara diteteskan ke mata, untuk membuat pupilnya nampak lebih besar. Di masa itu, pupil yang lebar menjadi simbol awet muda. Ia juga mencabut habis alis matanya dan menggambar alis palsu berbentuk melengkung, untuk mengesankan dahi yang tinggi, yang merupakan simbol kalangan terpelajar.

Meski ratu Elizabeth I banyak memakai bahan-bahan berbahaya untuk make-upnya, make-up tersebut terus menempel di wajahnya dalam waktu satu minggu tanpa dibersihkan. Setelah seminggu, make-up tersebut baru dibersihkan dengan campuran air mawar, perasan lemon, madu, dan merkuri.

Bahaya di Balik Tampilan Cantiknya


Dalam lukisan-lukisan potret dirinya, ratu Elizabeth I memang terlihat memiliki kulit putih yang tak bercela. Akan tetapi, bahan kimia berbahaya tersebut ternyata merusak tubuhnya. Ia mengalami kerontokan rambut yang menyebabkan kebotakan. Merkuri yang digunakan untuk mewarnai bibirnya juga membuat giginya menjadi keropos dan nafasnya menjadi berbau tidak sedap. Sementara itu, Venetian ceruse yang digunakannya juga semakin merusak kulitnya. Sementara itu, belladonna  yang sering diteteskan ke matanya juga merusak matanya.

Seorang bangsawan Inggris, Earl of Essex yang pernah masuk ke kamarnya bahkan pernah mengatakan bahwa Ratu Elizabeth I berwajah buruk rupa seperti perempuan tua akibat make-up mengerikan tersebut. Akibatnya, ia diancam hukuman mati akibat menghina ratu.

Pada tahun 1603, Ratu Elizabeth I meninggal di Istana Richmond akibat penyakit kanker dan pneumonia. Banyak orang yang beranggapan bahwa ratu menderita penyakit tersebut akibat akumulasi bahan kimia berbahaya pada make-up yang sering digunakannya.

https://www.medicalbag.com/home/features/what-killed-em/queen-elizabeth-i/
https://www.ucl.ac.uk/museums-static/objectretrieval/node/111

Belum ada Komentar untuk "Make-up (Riasan Wajah) Mengerikan Ratu Elizabeth I"

Posting Komentar

PopCash

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel