Big Stick Diplomacy, Perluasan Pengaruh AS di Dunia

Big Stick Diplomacy
Ilustrasi Big Stick Policy

Big Stick
 Diplomacy atau Diplomasi Pentungan Besar adalah kebijakan luar negeri yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat, Theodore Roosevelt. Kebijakan ini pertama kali diperkenalkan oleh Theodore  Roosevelt pada 2 September 1901 ketika ia berpidato di Minnesota State Fair. Ketika itu Roosevelt masih menjabat sebagai wakil presiden dari presiden William McKinley.

Dua minggu kemudian, Roosevelt naik menjadi presiden Amerika Serikat menggantikan McKinley yang wafat karena dibunuh. Saat menjabat sebagai presiden, Big Stick Policy pun mulai diterapkan.

Seperti yang dikatakan Roosevelt isi dari kebijakan Big Stick Policy adalah "Speak softly while carry a big stick". Arti dari kata-kata Roosevelt itu adalah Amerika berupaya untuk menyelesaikan masalah luar negeri dengan jalur diplomasi (speak softly) tetapi upaya diplomasi ini harus didukung oleh ancaman kekuatan militer (while carry a big stick). 

Salah satu wujud penerapan kebijakan ini adalah dengan mengadakan pelayaran keliling dunia armada kapal perang Amerika yang disebut Great White Fleet. Tujuan pelayaran ini adalah menunjukan kepada dunia akan dahsyatnya kekuatan militer Amerika Serikat.

Amerika Serikat juga menerapkan kebijakan ini untuk memperluas pengaruhnya di kawasan Amerika Tengah, memisahkan Panama dari Colombia untuk mewujudkan pembangunan Terusan Panama, dan menengahi konflik Rusia dan Jepang tahun 1905 yang membuat Roosevelt menerima hadiah Nobel perdamaian.

Referensi:

Belum ada Komentar untuk "Big Stick Diplomacy, Perluasan Pengaruh AS di Dunia"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel