Judy Garland: Kisah Tragis Sang Legenda Drama Musikal

Judy Garland

Kehidupan Awal

Judy Garland adalah aktris dan penyanyi legendaris yang memiliki nama asli Frances Ethel Gumm pada 10 Juni 1922, di Grand Rapids, Minnesota. Ia kerap bermain dalam film musikal klasik dan dikenal karena bakatnya yang luar biasa.
Pada tahun 1926, keluarganya pindah ke California di mana Garland dan saudara perempuannya belajar akting dan menari. Mereka memainkan banyak pertunjukan yang diatur ibu mereka, Ethel, sebagai manajer dan agen mereka. Pada akhir 1920-an, saudara perempuan Gumm juga muncul dalam beberapa film pendek.
Tahun berikutnya, ia akan menjadi artis solo, Judy Garland menandatangani kontrak film dengan MGM pada usia 13 tahun. Tetapi pada siaran radio pada November itu, Garland memulai debut salah satu lagu yang paling dekat hubungannya dengan dia, "Zing! Through String My Heart.
Ia kemudian bermain sebagai peran pendukung dalam film Love Finds Andy Hardy (1938), dengan lawan main Mickey Rooney. Keduanya selanjutnya menjadi pasangan yang populer, dan mereka ikut membintangi beberapa film Andy Hardy lagi.
Pada tahun 1939, Garland mencetak salah satu keberhasilan terbesarnya di layar lebar dalam film The Wizard of Oz, yang menunjukkan bakat menyanyinya serta kemampuan aktingnya. Garland menerima Penghargaan Akademi Awards untuk perannya sebagai Dorothy, gadis dari Kansas yang diangkut ke Oz.

Masa Kejayaan di Hollywood

Judy Garland berusia 17 saat membintangi The Wizard of Oz yang melejitkan namanya. Demi kesempurnaan, pihak MGM selalu berupaya untuk membuat para aktrisnya tampil kurus, termasuk Judy Garland. Untuk menjaga tubuhnya supaya tetap ramping, ia melakukan diet ketat, meminum kopi hitam dan merokok sebanyak mungkin, ia juga dicekoki obat anti depresan saat mempromosikan film ini ke rangkaian tour.

Judy Garland dalam Film "Meet Me in St. Louis"
Judy Garland dalam Film "Meet Me in St. Louis"
Setelah itu, ia terlibat dalam beberapa drama musikal lagi, termasuk Strike Up the Band (1940), Babes of Broadway (1942), dengan Rooney, dan For Me and My Gal (1943), dengan Gene Kelly. Ia juga bermain dalam musikal "Meet Me in St. Louis" pada 1944.
Pada tahun 1951, Garland mulai membangun kembali karirnya dengan bantuan dari produser Sid Luft. Dia membintangi acaranya sendiri di Broadway di Palace Theatre, yang menarik banyak orang dan berlangsung selama lebih dari 20 minggu. Lebih dari sekadar menampilkan suaranya yang kuat dan ekspresif, revue itu juga membuktikan bahwa Garland adalah pemain yang berdedikasi, membantu menghilangkan cerita negatif sebelumnya tentang dirinya. Dia mendapatkan Penghargaan Tony Awards untuk karyanya di acara itu dan kontribusinya untuk vaudeville pada tahun 1952.
Garland menikahi Luft pada tahun 1952. Mereka memiliki dua anak, Lorna pada tahun 1952 dan Joey pada tahun 1955. Apa pun kesulitan pribadi yang dialami Garland dan Luft, ia memiliki dampak positif pada kariernya dan berperan penting dalam menyatukan salah satu film terbaiknya. Penampilannya dalam film "The Man That Got Away" dianggap sebagai salah satu penampilan terbaiknya di film, dan dia dinominasikan untuk Academy Award.
Pada 1960-an, Garland menghabiskan lebih banyak waktu sebagai penyanyi daripada aktris, tetapi dia masih berhasil mendapatkan nominasi Academy Award. Dia memerankan seorang wanita yang telah dianiaya oleh Nazi pada Pengadilan 1961 di Nuremberg. Pada tahun yang sama, Garland memenangkan Grammy Awards untuk Penampilan Vokal Solo Terbaik dan Album of the Year, untuk Judy di Carnegie Hall. Terlepas dari semua kesuksesannya sebagai penyanyi, ini adalah satu-satunya kemenangan Grammy sepanjang karirnya.

Akhir Hayat yang Tragis

Judy Garland memiliki masalah ketergantungan obat-obatan dan alkohol semasa hidupnya dan semakin memburuk di tahun 1950-1960 an. Liza Minneli, anak perempuannya yang juga seorang penanyi harus menopang kehidupan ibu dan adik-adiknya dan beberapa kali menyelamatkan ibunya dari overdosis serta bunuh diri terjun dari jendela hotel. Setelah itu, Minneli menyerah untuk menopang ibunya secara emosional dan finansial. Ia menolak panggilan telepon dari ibunya dan melarang Garland untuk datang ke apartemennya di Manhattan.
Pada tahun 1968, Judy mengasingkan anak-anaknya, rekan-rekannya, dan siapa saja yang dapat membantunya secara profesional. Ia jatuh miskin sehingga harus hidup dari belas kasihan para fans yang akan membawanya masuk dan membiarkannya tidur di sofa.
Ia akhirnya tutup usia pada usia 47 tahun akibat overdosis obat-obatan.
Referensi:
https://www.independent.co.uk/independentpremium/long-reads/judy-garland-movie-renee-zellweger-true-story-hollywood-kill-star-mgm-a9127576.html
https://cinemags.co.id/kisah-kisah-pahit-dibalik-sosok-judy-garland/

Belum ada Komentar untuk "Judy Garland: Kisah Tragis Sang Legenda Drama Musikal"

Posting Komentar

PopCash

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel