The Swinging Sixties, Era Revolusi Budaya dan Politik


Swinging Sixties
Gaya Anak Muda di London, Inggris pada tahun 1960an


The Swinging Sixties atau Swinging London adalah suatu istilah yang digunakan untuk menggambarkan mode, musik dan budaya yang berkembang di London, Inggris, pada tahun 1960-an.

Swinging Sixties adalah suatu fenomena budaya yang berorientasi pada gaya hidup remaja yang menekankan pada hal-hal yang sifatnya baru dan modern. Fenomena ini juga dianggap sebagai periode optimisme dan hedonisme serta menjadi awal dari revolusi budaya di Inggris sebelum era Pop yang menyebar ke seluruh dunia.
Istilah "Swinging Sixties" ini pertama kali digunakan oleh Majalah Time dalam edisi 15 April 1966. Majalah ini menulis bahwa "London adalah kota yang paling berayun/dinamis (swinging) di dunia pada era 1960an.

Revolusi Sosial

Tahun 1960-an adalah dekade revolusi dan perubahan. Apollo 11 menjadi kapsul pertama yang mendarat di bulan, Undang-Undang Hak Sipil di Amerika diberlakukan pada 1964, Perang Vietnam berkecamuk, Beatle mania sedang merambah ke seluruh dunia, pil KB menguasai pasar, dan kultus baru dari kaum muda, yang dikenal sebagai “Youthquake,” dengan radikal telah mengambil alih banyak bidang kehidupan.
Pada era tersebut, protes-protes pemuda dan tuntutan untuk mengekspresikan diri mengungkapkan bahwa orang dewasa muda memperoleh kesadaran diri sebagai kelompok yang berbeda dan terpadu yang mampu menanggapi peristiwa politik dengan cara berbeda dari orangtua mereka. Anak-anak muda merasa tidak lagi butuh untuk mengikuti aturan moralitas borjuis dan tata krama, yang mereka anggap berstandar ganda. Karena entitas politik muda memperoleh suara, mereka menciptakan ruang untuk busana baru dan khas yang mencerminkan pandangan politik mereka sendiri, bukan orang tua mereka.
Kesadaran feminisme juga membuka jalan bagi cara yang berbeda untuk perempuan. Sebagai contoh, pada 1963, Betty Friedan menerbitkan The Feminine Mystique yang mendekonstruksi mitos ibu rumah tangga bahagia dan menyatakan keinginan perempuan untuk mengeksplorasi peran dan potensi mereka. Selain itu, pada 1960-an menunjukkan peningkatan perempuan masuk universitas dan memasuki dunia kerja. Gambaran seorang perempuan mulai bergeser secara dramatis dari seorang istri dan ibu menjadi seorang gadis, muda, lajang, riang dan bangga akan seksualitasnya dan percaya diri dengan kekuatannya.

Seruan Anti Imperialisme dan Kolinialisme

Swinging Sixties
Demonstrasi Pemuda Menuntut Diakhirinya Perang Vietnam

Selain itu dinamisnya era ini juga disebabkan karena perang Vietnam yang berkepanjangan, kondisi politik yang mencekam akibat terbunuhnya Presiden JFK, serta arus informasi yang lebih masif dari sebelumnya.
Swinging Sixties
Kaum Hippies
Semua kalangan akhirnya mengerti masalah kekejaman perang Vietnam. Oleh karena itu munculah gerakan anti pemerintah yang dikenal dengan sebutan Hippies.

The Beatles dan Revolusi Seni


Swinging Sixties
Seruan Perdamaian dari John Lennon & Yoko Ono
Kedatangan fenomena budaya ini bermula pada tahun 1960-an, diawali dengan terjadinya ledakan musik Inggris ke seluruh dunia, diantaranya The Beatles, The Rolling Stones, The Kinks, The Who, The Small Faces, dan musisi-musisi lainnya yang selanjutnya dikenal di Amerika Serikat dengan istilah British Invasion.

Pertumbuhan musik ini juga turut didukung oleh berkembangnya stasiun-stasiun radio di Inggris pada tahun 1960-an, termasuk Radio Caroline, Wonderful Radio London dan Swinging Radio England.
Swinging Sixties
Twiggy, Supermodel Era 60an
Swinging London juga turut mempelopori lahirnya ikon-ikon mode di dunia, termasuk Jean Shrimpton, yang tercatat sebagai supermodel pertama dengan bayaran tertinggi dan paling sering difoto di dunia. Shrimpton juga dianggap oleh banyak pihak sebagai simbol Swinging Sixties dan mewakili ikon tahun 1960-an. Model-model terkenal lainnya yang muncul dari era ini diantaranya Veruschka, Twiggy, Peggy Moffitt, dan Penelope Tree. Busana-busana yang diperkenalkan oleh fenomena ini, seperti rok mini, tetap populer bahkan hingga berdekade-dekade setelahnya.
Berkembangnya mode telah menyebabkan munculnya pusat-pusat perbelanjaan modis seperti Carnaby Street, King's Road, dan Chelsea. Bendera Inggris, Union Jack, dijadikan simbol untuk melambangkan mendunianya Kebudayaan Britania, dan turut dibantu oleh peristiwa-peristiwa seperti kemenangan kandang Inggris dalam Piala Dunia 1966. Mobil jenis Mini Cooper diluncurkan pada periode yang sama dan menjadi ikon Inggris serta mencapai ketenaran internasional.
Referensi:

Belum ada Komentar untuk "The Swinging Sixties, Era Revolusi Budaya dan Politik"

Posting Komentar

PopCash

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel