Tradisi Menghidangkan Ikan Bandeng saat Tahun Baru Imlek

Ikan bandeng merupakan hidangan yang sering disajikan saat tahun baru imlek. Ikan bandeng biasa dihidangkan bersamaan dengan kue keranjang, pangsit, kue mangkok, yu sheng, dll.
Ikan Bandeng
Sebetulnya, penggunaan ikan bandeng pada perayaan imlek hanya dilakukan pada tahun baru imlek di Indonesia, khususnya di Jakarta. Penggunaan ikan bandeng merupakan bentuk akulturasi budaya Tionghoa dan Betawi. Bandeng imlek memiliki ukuran yang sangat besar dengan berat yang bisa mencapai 3kg.
Ikan memang merupakan makanan yang wajib disajikan dalam perayaan imlek. Ikan sejenis ikan bandeng memiliki nama Jiyu, yang pelafalannya mirip dengan "ji yu" yang memiliki arti "semoga beruntung". Tidak hanya itu, merujuk pada pepatah Tiongkok yang berbunyi "nian nian you yu", di mana terdapat kata "yu" yang berarti ikan, yang diwakili oleh ikan bandeng. Pepatah tersebut memiliki makna rezeki selalu melimpah sepanjang tahun.
Ikan bandeng juga memiliki daging yang banyak dan tebal, sehingga melambangkan kejayaan dan kemakmuran. Meski memiliki daging yang banyak, ikan bandeng juga memiliki duri-duri yang kecil dan banyak. Duri pada ikan bandeng melambangkan bahwa hidup tidak selamanya berjalan mudah dan lurus, ada banyak rintangan dalam hidup. Jadi, duri bermakna bahwa orang tidak boleh menyerah dan harus terus bekerja keras meskipun tengah menghadapi rintangan.


Ikan bandeng besar tersebut disajikan secara utuh dan tidak dipotong-potong. Ikan yang disajikan utuh ini selanjutnya dimakan bersama-sama dengan keluarga, yang dimulai dengan anggota keluarga yang dituakan terlebih dahulu. Bandeng utuh yang dimakan bersama ini melambangkan bahwa keutuhan keluarga harus tetap terjaga.
Tradisi mengkonsumsi bandeng saat imlek tidak hanya dilakukan oleh orang Tionghoa saja. Orang Betawi juga sering membeli bandeng saat imlek sebagai hantara untuk orang tua atau kerabat mereka.
Referensi:

Belum ada Komentar untuk "Tradisi Menghidangkan Ikan Bandeng saat Tahun Baru Imlek"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel